Ikatan kovalen terdapat dalam senyawa?

Ikatan kovalen terdapat dalam senyawa

Ikatan kovalen terdapat dalam senyawa

Ikatan kovalen terdapat dalam senyawa

A=Nacl
B=Kcl
C=Hcl
D=Bacl2
E=Alcl2

Ikatan kovalen terdapat dalam senyawa HCl (C)

Penjelasan:

Ikatan Kimia dapat diartikan sebagai sebuah interaksi yang menjelaskan hubungan antar atom sehingga menjadi molekul, ion, kristal, senyawa, dan spesies yang stabil lainnya.

Pada dasarnya suatu atom atau unsur terdapat bebas di alam dalam berbagai sifat dan karakteristiknya masing-masing, atom atau unsur tersebut akan saling berinteraksi satu sama lainnya secara bebas untuk mencapai tingkat kestabilan atau stabilitasnya masing-masing salah satunya dikenal dengan “Ikatan Kimia”.

Ikatan Kovalen adalah ikatan yang terbentuk akibat adanya interaksi antara dua atom atau unsur yang menggunakan pasangan elektronnya secara bersama-sama.

Contohnya adalah Hidrogen Klorida (HCl)

Ikatan kimia dalam HCl terjadi karena kedua atom tidak memiliki energi yang cukup untuk melakukan serah terima elektron walaupun secara fakta atom Klorin (Cl) memiliki keelektronegatifan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Hidrogen.

Unsur atau atom yang membentuk ikatan kovalen tidak mampu melakukan tarik menarik sehingga terjadilan proses penggunaan pasangan elektron yang dimiliki secara bersama-sama.

Ikatan Kovalen hanya terjadi antara Unsur Non Logam dan Unsur Non Logam.

Ikatan kovalen terbentuk dari atom-atom unsur yang memiliki afinitas elektron tinggi serta beda keelektronegatifannya lebih kecil dibandingkan ikatan ion.

Atom non logam cenderung untuk menerima elektron sehingga jika tiap-tiap atom non logam berikatan maka ikatan yang terbentuk dapat dilakukan dengan cara mempersekutukan elektronnya dan akhirnya terbentuk pasangan elektron yang dipakai secara bersama.

Pembentukan ikatan kovalen dengan cara pemakaian bersama pasangan elektron tersebut harus sesuai dengan konfigurasi elektron pada unsur gas mulia yaitu 8 elektron (kecuali He berjumlah 2 elektron) (Kaidah Duplet dan Oktet).

Berdasarkan pada uraian diatas, maka kita coba analisis tiap pilihan jawaban yang ada yaitu:

A. NaCl

NaCl tersusun atas 2 unsur yang berbeda yaitu Natrium (Na) yang bersifat logam dan Klorin (Cl) yang bersifat non logam. Berdasarkan sifat penyusunnya maka ikatan kimia dalam NaCl adalah Ikatan Ionik

B. KCl

KCl tersusun atas 2 unsur yang berbeda yaitu Kalium (K) yang bersifat logam dan Klorin (Cl) yang bersifat non logam. Berdasarkan sifat penyusunnya maka ikatan kimia dalam KCl adalah Ikatan Ionik

C. HCl

HCl tersusun atas 2 unsur yang berbeda yaitu Hidrogen (H) yang bersifat non logam dan Klorin (Cl) yang bersifat non logam. Berdasarkan sifat penyusunnya maka ikatan kimia dalam HCl adalah Ikatan Kovalen

D. BaCl₂

BaCl₂ tersusun atas 2 unsur yang berbeda yaitu Barium (Ba) yang bersifat logam dan Klorin (Cl) yang bersifat non logam. Berdasarkan sifat penyusunnya maka ikatan kimia dalam BaCl₂ adalah Ikatan Ionik

E. AlCl₃

AlCl₃ tersusun atas 2 unsur yang berbeda yaitu Aluminium (Al) yang bersifat logam dan Klorin (Cl) yang bersifat non logam. Berdasarkan sifat penyusunnya maka ikatan kimia dalam AlCl₃ adalah Ikatan Ionik

Demikian penjelasan terkait ikatan kovalen, semoga membantu.

Detail Jawaban:

Kelas     : X

Mapel    : KIMIA

BAB       : Ikatan Kimia

Kode     : 10.7.4.

Sumber : [Pendidikan]