Sebutkan unsur-unsur intrinsik cerpen?

Sebutkan unsur-unsur intrinsik cerpen?

Sebutkan unsur-unsur intrinsik cerpen?

Sebutkan unsur-unsur intrinsik cerpen?

Unsur-unsur intrinsik pada cerpen diantaranya yaitu tema, tokoh, penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Penjelasan dari unsur-unsur intrinsik tersebut adalah sebagai berikut.

Pembahasan:
1. Tema

Tema merupakan ide dan gagasan yang melatar belakangi sebuah cerpen. Tema bersifat general atau umum yang bisa diambil dari berbagai kondisi lingkungan di sekitar kita, permasalahan atau persoalan yang ada di wilayah masyarakat setempat, kisah pengalaman seseorang, sejarah, pendidikan, persahabatan, atau dapat juga merupakan pengalaman penulis itu juga bisa dijadikan tema sebuah cerpen.

2. Tokoh dan Penokohan

Tokoh merupakan pelaku fiktif yang dihadirkan oleh seorang pengarang dalam sebuah cerpen. Sedangkan, penokohan adalah cara pengarang menggambarkan tentang tokoh dalam cerpen. Pada sebuah cerpen, tokoh dibagi menjadi dua golongan yaitu tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh pembantu bertugas membantu peran tokoh utama.

Adapun cara pengarang menggambarkan watak tokoh dapat dibagi menjadi 4 kelompok, diantaranya:

  • Tokoh protagonis, merupakan tokoh yang memiliki sikap atau karakter baik. Biasanya tokoh ini menjadi tokoh utama dalam sebuah cerpen.
  • Tokoh antagonis, merupakan tokoh yang memiliki sikap atau karakter jahat. Tokoh ini juga termasuk tokoh utama setelah tokoh protagonis, bertugas menentang tokoh protagonis.
  • Tokoh tritagonis, merupakan tokoh yang memiliki sikap atau karakter penengah, bertugas menengahi konflik di antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis. Dalam sebuah cerpen tokoh ini memiliki sifat arif dan bijaksana.
  • Tokoh figuran, merupakan tokoh pembantu dalam sebuah cerpen. Dalam sebuah cerpen tokoh ini bertugas untuk memberi warna tambahan. Tetapi tokoh ini tidak sering muncul dalam jalannya cerpen.

3. Alur

Alur merupakan urutan cerita yang ada di dalam cerpen untuk menyampaikan suatu cerita yang diinginkan oleh penulis. Alur terbagi menjadi beberapa macam, antara lain alur maju, alur mundur dan alur campuran yang merupakan gabungan dari kedua alur tersebut. Umumnya alur yang terdapat pada cerpen hanya perkenalan tokoh, munculnya konflik, puncak dari konflik dan penyelesaian masalah.

  • Alur maju, merupakan sebuah rangkaian cerita yang bergerak maju ke depan.
  • Alur mundur, merupakan rangkaian cerita yang bergerak mundur kebelakang. Alur ini biasanya digunakan untuk bercerita tentang masa lalu.
  • Alur Campuran, merupakan perpaduan antara alur maju dan alur mundur.

4. Latar

Latar merupakan tempat atau situasi terjadinya cerita yang ada di dalam cerpen. Ada beberapa jenis latar, diantaranya latar waktu, latar tempat, dan latar suasana.

  • Latar waktu, merupakan keterangan tentang kapan terjadinya peristiwa yang dialami oleh para tokoh dalam cerpen.
  • Latar tempat, merupakan keterangan tentang tempat-tempat dalam sebuah cerpen, juga tempat yang disinggahi atau disebutkan penulis dalam cerita.
  • Latar suasana, merupakan keterangan tentang suasana yang tergambarkan dalam sebuah cerpen. Latar suasana tergambarkan oleh perasaan para tokoh atau bisa juga dengan skenario pengarang.

5. Sudut pandang

Sudut pandang merupakan cara memandang tokoh atau kacamata tokoh dalam cerpen dengan menempatkan diri tokoh tersebut pada posisi tertentu dalam cerpen.

  • Sudut pandang orang pertama, merupakan cara penulis menyampaikan sebuah cerita dengan menggunakan kata ganti pertama yakni “Aku”. Maksudnya adalah tokoh utama ialah pengarang itu sendiri.
  • Sudut pandang orang kedua, merupakan cara penulis menggunakan cerita dengan kata ganti “Kamu, Kau atau Anda”. Dengan menggunakan sudut pandang orang kedua, para pembaca diperlakukan sebagai pelaku utama sehingga membuatnya menjadi merasa jauh lebih dekat.
  • Sudut pandang orang ketiga, merupakan cara penulis menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti “Dia”. Maksudnya ialah tokoh utama dalam cerpen tersebut ialah tokoh fiktif yang dibuah oleh pengarang itu sendiri.

6. Gaya bahasa

Gaya bahasa merupakan cara seorang pengarang menguraikan cerpen Cakupan dari gaya bahasa yaitu meliputi, penggunaan kalimat, pemilihan diksi, dan penghemat kata. Gaya bahasa merupakan ciri khas dari masing-masing pengarang.

7. Amanat

Amanat merupakan pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui karangan yang dibuatnya. Amanat dalam cerpen bisa bersifat tersurat atau tersirat. Dikatakan amanat tersurat, jika pesan yang ingin disampaikan ditulis dalam cerita tersebut, Sedangkan, dikatakan tersirat jika pesan yang ingin disampaikan tidak tertulis, sehingga pembaca diharapkan untuk menyimpulkan pesan yang terkandung dalam cerita tersebut.

Detail Jawaban:
Kelas : IX

Mapel : Bahasa Indonesia

Bab : Unsur intrinsik dan ekstrinsik

Kode : 9.1.15

Kata kunci : Alur, Amanat, Gaya bahasa Intrinsik, Penokohan, Tema, Tokoh

Sumber : [Pendidikan]